1000 Guru Motivator Literasi
Segera Daftarkan Diri Anda.
Lintas Pagi Spirit RRI Tolitoli
Diskursus Penguatan Nilai-Nilai Pancasila di dalam Kehidupan Sehari-hari.
Dialog Lintas Pagi RRI Tolitoli
Guru Kontrak atau PPPK Menjadi Harapan Terakhir bagi para Honorer, ketika batasan usia dan kuota tidak lagi dipenuhi.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Rabu, 06 Oktober 2021
Bicara Efektif di Youtube
Minggu, 03 Oktober 2021
Hebohnya Belajar Menulis di kelas Om Jay
Sabtu, 02 Oktober 2021
Populasi dan sampel
Populasi adalah keseluruhan obyek yang menjadi sasaran pengamatan. Jika kita ingin meneliti rata-rata berat badan siswa SMA A, maka seluruh siswa SMA A adalah populasinya, karena seluruh siswa SMA A sasaran pengamatan kita. Jika kita mencoba mengetahui rasa dari semangkuk sop dengan mengambil seujung sendok sop dari mangku, maka semangkuk sop adalah populasinya, karena semua sop yang ada dalam mangkok adalah sasaran pengamatan kita.
Populasi dapat dibagi dua, populasi homogen dan populasi heterogen. Populasi homogen adalah populasi yang sifat dan karakteristik anggota populasinya relatif sama. Sedangkan populasi yang heterogen adalah populasi yang sifat dan karakteristik anggotanya relatif berbeda.
Populasi homogen umumnya dijumpai pada medan eksakta, seperti air, minyak, dan sejenis dengan itu. Sedangkan populasi heterogen banyak dijumpai pada masalah-masalah sosial dan budaya, seperti kependudukan, tingkat ekonomi, dan sejenisnya. Tingkat homogen suatu populasi akan mempengaruhi cara perlakuan terhadap data, terutama dalam penarikan sampel dan kesimpulan.
Sampel atau contoh adalah sebagian dari populasi. Dalam setiap sampel terdapat titik sampel. Titik sampel adalah anggota dari suatu ruang sampel. Sampel diperlukan dalam suatu kegiatan penelitian karena beberapa alasan:
1. Untuk menghemat waktu, biaya dan sumber daya
2. Karakteristik populasi (homogen atau heterogen)
3. Karena alasan keamanan
Apa pun alasannya, sampel yang dipilih harus mampu mewakili sifat dari populasi. Oleh sebab itu, populasi yang heterogen memerlukan jumlah sampel tertentu agar dapat dipenuhi sifat keterwakilannya. Sampel yang dapat memenuhi sifat dan karakteristik populasi di sebut sampel yang representatif.
Teknik Penarikan Sampel
Untuk memproleh sampel yang representatif diperlukan beberapa tindakan yang disebut teknik sampling. Teknik sampling secara garis besar terdiri dari dua jenis, yaitu probability sampling atau sampel peluang, dan Nonprobability sampling.
Probability sampling atau sampel peluang adalah teknik penarikan sampel berdasarkan sampel acak / random dimana setiap anggota populasi memiliki peluang atau kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi sampel. Jika ada 1000 anggota populasi, maka peluang untuk setiap anggota populasi sebesar 1/1000 atau 0,0001. Peluang ini dapat dipenuhi jika dalam proses penarikan sampel secara acak, anggota sampel yang telah terpilih dicatat dan dikembalikan ke dalam populasi untuk mempertahan jumlah 1000. Jadi jelas berbeda dengan penarikan arisan, dimana peserta arisan yang sudah terpilih tidak boleh lagi dikembalikan ke dalam undian penarikan.
Probability Sampling terdiri dari :
- Simple random sampling
- Stratified Random Sampling
- Systematic Sampling
- Double Sampling
- Cluster Sampling
- Area Sampling
Nonprobabilty Sampling adalah penarikan sample yang tidak mengikuti prinsip peluang acak. Dalam hal ini anggota populasi tidak memiliki peluang yang sama untuk dipilih menjadi sampel. Penarikan sampel dengan teknik ini, terdiri dari :
- Sampling Sistematis atau Systematic Sampling
- Sampling Kuota atau Quota Sampling
- Sampling Aksidental atau Accidental Sampling
- Sampling Purposive
- Snowball Sampling
Jumat, 01 Oktober 2021
Mengenal statistik
Apa itu statistik? Jika anda pergi ke kantor anda biasanya akan melihat papan yang berisi informasi, atau anda menemukan tabel, diagram atau gambar yang menyajikan informasi tertentu, seperti data penduduk, data tingkat ekonomi, dan lain-lain. Nah, itu namanya statistik.
Jadi statistik itu adalah informasi yang disajikan dalam bentuk tabel, diagram, atau gambar yang menunjukkan suatu keadaan atau fenomena tentang aspek tertentu dalam kehidupan.
Selain itu, statistik memiliki pengertian lain. Andaikan kita memiliki populasi dalam suatu penelitian. Kemudian dari populasi tersebut diambil sampel, dan dari sampel diambil data hasil pengukuran, maka nilai yang me-refresentasikan hasil pengukuran dari data sampel disebut statistik. Sedangkan ukuran-ukuran pada populasi disebut parameter.
Istilah statistik selalu disandingkan dengan statistika. Lalu apa bedanya statistik dan statistika. Jika statistik mengidentifikasi konsep tentang statistik, maka statistika adalah ilmu yang mempelajari tentang statistik.
Mengapa perlu mempelajari statistik.
Statistik adalah ilmu terapan. Artinya ilmu yang sehari-hari digunakan untuk menyajikan informasi, mengolah informasi, menganalisis, dan menarik kesimpulan berdasarkan data statistik. Secara sadar atau tidak, kita sering menerapkan metode statistik dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh, suatu ketika anda memasak sayur atau ikan. Untuk membuktikan apakah rasa sayur atau ikan yang dimasak sudah pas garamnya, maka kuahnya biasanya dicicipi dengan cara mengambil seujung sendok. Jika rasanya asin, maka anda membuat kesimpulan sayur atau ikannya pasti asin.
Suatu ketika anda ingin membeli salak. Sebelum membeli anda akan mencobanya dahulu. Anda mungkin akan mencoba beberapa butir, sebelum membuat kesimpulan. Mengapa? Anda mungkin dapat menjelaskannya.
Yang pasti dua prilaku di atas merupakan contoh penerapan statistik, yaitu menggunakan sampel untuk memprediksi populasi. Pada skala yang lebih luas statistik digunakan pada berbagai bidang kehidupan, perdagangan, pertanian, kebencanaan, pendidikan, sosial, politik, keamanan, dan lain lain, baik sebagai alat informasi, prediksi, penarikan kesimpulan, maupun pengambilan keputusan.
Jadi statistik penting bagi kehidupan baik disengaja atau tidak disengaja. Bagi mahasiswa, mempelajari statistik bahkan wajib, mengingat penggunaannya sebagai alat dalam proses penyelesaian tugas akhir.







