Pengikut

Sabtu, 28 Agustus 2021

Komitmen Menulis di Blog

Resume ke-21, Jum'at 27 Agustus 2021

Tema              :  Komitmen Menulis di Blog
Narasumber     :  Dedi Dwitagama
Gelombang      : 19
Moderator       : Aam Nurhasanah

Pertemuan malam ini adalah pertemuan ke-21. Pertemuan pemberian materi menulis sesuai program om Jay telah selesai. Kita sekarang berada di fase ke-2, yaitu fase motivasi, dan kali ini yang mendapat kesempatan pertama adalah "guru kita bapak Dedi Dwitagama". 

Sebelum materi dimulai om Jay mengingatkan peserta agar sedikit demi sedikit, mulai mengumpulkan tulisan menjadi buku yang bermutu. Kita dapat memilih penerbit dengan biaya sendiri atau memilih penerbit mayor dengan pesyaratan yang ketat. Hidup adalah pilihan. Hal yang paling penting, setelah mengikuti pelatihan ini komitmen menulis di blog tetap terus dilanjutkan. Sehingga kita dapat menjadi guru blogger Indonesia sebagaimana guru lainnya.

Beratnya tantangan menulis dari hari ke hari semakin terasa. Menulis tidak hanya menyebabkan kelelahan mental dan pikiran. Tetapi menulis makin lama makin melelahkan fisik. Saya sebenarnya juga bertanya-tanya kenapa saya semakin ke depan semakin lemah? apakah karena terlalu banyak tantangan menulis yang saya ikuti, atau karena saya mulai mengidap penyakit perfeksionis sehingga selalu mengoreksi tulisan berkali-kali? Pokoknya macam-macam pikiran yang muncul.

Saya berpikir benar juga program om Jay ini. Mengapa tidak, disaat saya mulai mengalami penurunan mood menulis. eeh ..program motivasi menulis dimulai. Tepat benar menurut saya. Alhamdulillah malam ini, motivasi pertama adalah "bagaimana seorang pendidik mampu komitmen menulis di blog". Materi disampaikan oleh bapak Dedi Dwitagama. Beliau benar-benar praktisi blog. Kita dapat melihat blognya yang keren melalui tautan ini, https://dedidwitagama.wordpress.com

Malam ini, acara dipandu oleh moderator terkenal Indonesia yaitu ibu Aam Nurhasanah, Bu Aam menyapa peserta dan berharap peserta sudah memiliki naskah terbaik untuk disusun menjadi buku. Membaca tulisan bu Aam hati langsung berdegub kencang. Aduh saya kan belum punya naskah andalan. 

Yang istimewa malam ini (tetapi saya tidak ikuti) satu orang penanya terbaik akan mendapat hadiah uang Rp 200.000, waw benar-benar luar biasa. Sayang saya kelelahan dan tidak bisa mengikuti ivent ini. Ini sedikit profil Bapak Dedy Dwitagama

Agak sedikit unik penyajian materi malam ini. Pak Dedy tidak menyajikan materi sebagaimana biasanya. Tetapi penjelasan pak Dedy justru berpandu pada pertanyaan para peserta. Pak Dedy sendiri telah menulis di blog sejak th 2005 di platform blogspot. Benar-benar waktu yang cukup lama. Wajar saja kalau pak Dedy diberi gelar sebagai "Guru Bloger Indonesia".

Menurut pak Dedy menulis di blog seperti meninggalkan jejak tentang apa yang dia lakukan, pikirkan dan rencanakan sebagai warisan buat anak cucunya dan orang-orang yang membutuhkan. Karena ngeblog dia mendapat undangan KELILING INDONESIA DAN DUNIA, seperti Malaysia, Singapore, Thailand, Jepang, Korea. Untuk bisa menjadi bloger yang baik rumusnya sederhana menulis saja setiap ada ide dan ada waktu, tak peduli apapun penilaian orang. Setelah itu posting di blog. Salah satu contoh postingan pak Dedy dengan sedikit kata-kata ketika shalat jum'at di masjid.
Tulisannya cuma tiga baris, ternyata yang komentar banyak. Belum lagi, menulis blog itukan gratis, kita tidak direpotkan untuk menyimpan dan mempromosikan. Tetapi google justru membantu kita mempromosikan kontent kita. Pak Dedy bisa jadi expert dan pioner, karena dia memulai sebelum orang lain melakukannya. Soal untung atau tidak tergantung dibandingkannya dengan apa? Tapi pesan moralnya, menurut pak Dedy setiap perbuatan tak pernah ada yang percuma. Tuhan akan selalu membalas perbuatan makhluknya sebesar apapun perbuatan itu. 

Untuk mendapat konten yang menarik, sebaiknya setiap moment kita abadikan lewat foto atau video. Kalau boleh membawah asisten, seperti pengalaman pak Dedy sampai membawah anak SMK untuk mengambil gambar dan videonya pada berbagai ivent. Anak-anak juga suka, karena sering dibawah jalan dan makan.

Menulis sering menghadirkan tantangan tersendiri, sehingga membuat orang kemudian patah arang dalam menulis. Menurut pak Dedy untuk menghadapi situasi seperti itu sebetulnya banyak yang dapat dilakukan seperti menulis saat menunggu rapat, menunggu istri belanja, menunggu penerbangan, dan lain-lain. Menulis bisa dilakukan dengan menggunakan HP. Apalagi saat ini aplikasi android dan aple untuk blog dan wordpress sudah dapat digunakan dengan baik.
 

Bagaimana cara kita membiasakan menulis di blog dan memanfaatkan blog sebagai sarana belajar dan menuangkan ide dan gagasan kita, anda dapat menyimak penjelasannya melalui pesan suara ini. 


Untuk membuat nama blog agar menarik dan sinkron dengan apa yang ditulis didalamnya pada prinsipnya bebas saja. Kita dapat mengubah nama blog kapan saja sesuai dengan perubahan fokus tulisan kita. Hanya mungkin lebih baik kalau menggunakan nama sendiri, supaya ketika orang gooling nama kita, bisa langsung terhubung ke blog kita. Selanjutnya agar pengunjungnya banyak, posting sebanyak mungkin tulisan yang dibutuhkan dan dicari orang. Kunjungi dan komentari blog orang lain, etikanya mereka akan datang ke blog kita. 


Lalu dalam sebulan idealnya berapa banyak artikel yang dapat kita tulis di blog?  and then How to maintain the best performance among busy hours of work, writing, keynote speakers, other extra work? (bagaimana mempertahankan kinerja terbaik di antara waktu kerja yang sibuk, menulis, pembicara utama, pekerjaan tambahan lainnya? maka jawabannya sebagai berikut


Sekarang bagaimana caranya  supaya blog kita di baca dan digemari pembaca dan kemudian mereka berkomentar di blog kita? Adakah cara cepat menarik perhatian agar blogger kita menarik? kemudian jenis tulisan apa saja yang dicari dan digemari pembaca? selanjutnya bagaimana langkah pertama sebagai penulis blogger pemula? bekal apa yang harus kita latih dan di pelajari? Waw jawaban atas pertanyaan ini dapat simak selengkapnya disini. 


Ada juga pertanyaan yang lucu, seperti ini: adakah jampi-jampi atau mantra khusus ketika Pak Dedi memengaruhi Om Jay menulis di blog sampai Omjay jadi penulis blogger Indonesia, bahkan kalah pamor kayaknya sama Omjay hehehe?


Bagaimana dengan kesulitan mengelola blog, atau soal komentar kurang nyaman atas konten, kemudian bagaimana pula dengan pandangan guru dan siswa setelah Pak Dedy sukses sebagai bloger? Nah, ini jawabannya


Selebihnya tentang berbagai pertanyaan dari peserta kelas menulis dapat anda dengarkan pada rekamana suara berikut. 



Tugas saya menuliskan dan menayangkan. Tugas anda membaca dan menyimaknya. Banyak pelajaran berharga dari Pak Dedy yang dapat kita ambil sebagai motivasi dan inspirasi. Insya Allah jika kita implementasikan sesuai tugas dan peran kita masing-masing akan memberikan banyak manfaat. Bukan saja pada diri kita, tetapi juga pada orang lain. Selamat menulis, menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi (Om Jay). Segera kumpulkan lembaran-lembaran tulisan, rangkai dan susun dalam bentuk naskah, selanjutnya kirimkan kepada penerbit sesuai pilihan kita masing-masing. Mau penerbit mayor dengan seleksi yang ketat, atau ke penerbit minor dengan biaya sendiri. 

Tolitoli, 27 Agustus 2021
Muliadi

6 komentar:

  1. Resumo keren, Boleh dong tularkan ilmunya memasukkan voice note

    BalasHapus
  2. Semiga fase ke-2 ini semakin meningkatkan semangat menulisnya. Ditunggu karya perdananya. Saya pesan 1 eks. 😃

    BalasHapus
  3. Semoga inovasi ini memotivasi dan menginspirasi...

    BalasHapus